everything is a story

setiap rintik mempunyai cerita

6 notes


Le college fellow. 
Haloholaholi, Jurnal-Jurnil angkatan 2009. Terima kasih sudah beramah-tamah-temeh pada saya. Menyapa dan tersenyum ketika berpapasan. Melempar canda di kala orbit perkuliahan berputar deras.
Kalian sebenar-benarnya inspirasi— sekumpulan field of experience yang kelak akan memperkaya konsep saya mengenai universalitas yang dilihat awam sebagai kompleksitas~ namun sederhana jika dipandang jumawa.
:D
*Foto oleh Mahesa Bismo

Le college fellow. 

Haloholaholi, Jurnal-Jurnil angkatan 2009. Terima kasih sudah beramah-tamah-temeh pada saya. Menyapa dan tersenyum ketika berpapasan. Melempar canda di kala orbit perkuliahan berputar deras.

Kalian sebenar-benarnya inspirasi— sekumpulan field of experience yang kelak akan memperkaya konsep saya mengenai universalitas yang dilihat awam sebagai kompleksitas~ namun sederhana jika dipandang jumawa.

:D

*Foto oleh Mahesa Bismo

(Source: kalengikansarden)

0 notes

Random - part 1

Random things. Yes, everybody always have the random thing(s). I dont know, but it also happened to me and I LOVE IT. I love random things. For example, when i feel so boring, i open my lovely-white-netbook and searching anything that i want to know. Actually, im so ms. want to know anything! HA HA :p . 

In this night (April 28th, 00:30), after doing my assignment, i decided to blogwalking. Oh geez, i love it! I love to read daily activites’ or someone’s opinion. Whatever and whoever it is. Then, i found blog of someone, a girl who named is Inez. I love how she desribe and tell with her own style of writing. One that made me shaken *lebay* when i know she is studying Fashion Marketing in Singapore. WOOOOOOOH. Is this a sign???? HAHAHAHAHA

Apapun yang sudah menyentil saya tentang fashion, sekecil apapun itu pasti membuat saya terdiam. Even, i can’t describe why i REALLY want to study about fashion. Fasion marketing, fashion bussiness, fashion journalist, fashion buyer, and EVERYTHING about fashion. Im really sure, one day i have a chance to study in Milan or New York and going abroad. AMIN :) 

Famous Cathedral In Milan

Milan Fashion Week, Fendi 


P.S : hey inez, may i know you? may we have a chit-chat? :p

Filed under random

0 notes

Bali - 2

Move move move! We have to move! 

Di hari kedua, kami memutuskan untuk pindah penginapan. Selain karena harga penginapan yang agak mahal untuk kantong kami bertiga, masih ada hal lain yang membuat dua teman laki-laki saya ‘takut’ untuk tetap menginap di penginapan pertama. Setelah makan pagi, mandi, dan beres-beres kami pun pindah ke penginapan empat teman Satria yang masih berada di jalan popies II. (cerita sebelumnya ada disini http://kisahparahujan.tumblr.com/post/18072762930/bali-1)

Penginapan yang kedua namanya Hotel Cempaka. Kami bertiga cukup membayar Rp 150.000 per malam. Jadi, per orangnya hanya membayar Rp 50.000 saja ;D. Walaupun tidak seperti hotel pada umumnya, tapi kalau hanya untuk tempat melepaskan lelah ya masih terbilang bagus. Itu pun sudah termasuk makan pagi gratis!

Perjalanan mengitari Bali pun dimulai. Yang tadinya hanya ada saya, Aldo, dan Satria saja. Lalu bertambah dengan Becca, Nova, dan Erna. Untungnya, Erna adalah perempuan asli Bali! Jadi sekalian menjadi penunjuk jalan. Jam 13.00 waktu Bali kami pun memutuskan untuk mulai beranjak dari penginapan. Tujuan pertama adalah Dreamland -FYI, kami menyewa mobil temannya Erna-. Perjalanan dari kuta ke Dreamland bisa dibilang cukup jauh. Kira-kira waktu tempuhnya 2 jam, itupun karena ada sedikit macet di jalan. 

Take a little bit rest at CK


Jalanan menuju dreamland agak naik dan berliuk-liuk seperti jalanan puncak. Tapi nggak separah puncak juga sih. Sesampainya di dreamland, harus cari tempat parkir dulu. Masuk ke dreamland memang tidak bayar, tapi biaya parkirnya Rp 15.000 -_-“

Berbeda dengan pantai kuta, air laut di dreamland bersih banget! Pasirnya pun pasir putih. Karena bukan hari libur, tempatnya pun tidak ramai. Air laut yang berwarna biru muda dan hijau toska yang bikin adem ditambah hamparan langit biru bikin pengen disana terus. Pemandangan yang tidak akan pernah ada di Jakarta. Puas foto-foto, main air, ngobrol, ketawa-ketawa, jam 18.00 pun kami pulang. Bye dreamland, see you next time :)

Dreamland


Aldo, Erna, Nova, Becca, Me


Daydreaming

Me 

Laugh in the dream


Sky dreamer ;)


Sehabis dari dreamland kami langsung ke penginapan untuk mandi karena satu badan basah dan lengket habis main air laut. Maaf ya mobil temannya Erna yang jadi penuh pasir :p. Tidak mau membuang waktu di penginapan, kami berenam pun keluar penginapan lagi untuk makan dan cari tempat lagi untuk menikmati suasana malam di Bali. Mencari makanan di Bali nggak susah sih sebenernya. Yang bikin susah itu, nyari makanan yang murah :p Yang praktis sih akhirnya makan di restoran cepat saji. Apalagi untuk saya yang tidak makan ayam dan daging -_-

Habis makan malam yang ditambah dengan ngobrol-ngobrolnya, kami pun baru beranjak ke jalan Legian jam 23.00 waktu Bali. Setelah susah paya mencari tempat parkir 24 jam -kebetulan di tempat menginap tidak ada tempat parkir- kami memutuskan untuk ke Bar Rock. Menurut saya, bar nya kurang nyaman. Jadi saya tidak terlalu menikmati. Sebelumnya sempat ada kejadian hilangnya handphone Satria. Memang dasarnya itu anak teledor, semua jadi ikut kelimpungan. Yang tadinya dia yakin banget Hp nya ada di Aldo, pas nyari di tempat parkir… JENG JENG… Hpnya ada di bawah mobil -_-

Filed under holiday bali

4 notes

Ada di dunia ini hal yang merupakan teka-teki, ada yang merupakan misteri. Dan beda keduanya adalah ini: teka-teki adalah rahasia yang jawabannya tetap dan pasti. Tetapi misteri adalah rahasia yang jawabnya tak pernah kita tahu adakah ia tetap dan pasti. Sesuatu samar-samar menampakkan diri, tapi kita tak akan pernah bisa memegangnya. Misteri menjelmakan suasana kepedihan dan harapan. Dan suasana itu, anehnya indah.
Bilangan Fu, Ayu Utami (via ruangwakturere)

(via imanberiman-deactivated20120505)